Dalam rentang waktu yang lama sekali, mereka berdiri menanti di padang mahsyar. Padahal matahari sangat dekat jaraknya dengan mereka. Mereka dibanjiri keringatnya sendiri sesuai dengan amalannya. Mereka merasakan panas yang dahsyat, kesempitan hidup dan keletihan yang luar biasa akibat lamanya mereka menunggu keputusan, yakni selama 50 tahun. Ketika hal ini terjadi, sebagian mereka –dengan hidayah Allah Ta’ala– membicarakan tentang sesuatu yang akan melepaskan mereka dari tempat mereka menunggu keputusan yang sangat lama waktunya dan sangat memberatkan mereka situasinya. (Syarh Lum’atul I’tiqad, Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hal. 202)
Allah Ta’ala berfirman:
“Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.” (Al-Baqarah: 210)
Simak Selengkapnya Dalam Kajian Berikut
