Seri Adab #1 Membersihkan Wadahnya Ilmu

“Siapa yang ingin penguasaan ilmu maka hendaklah ia menghiasi batinnya, dan membersihkan hatinya dari kotoran-kotoran. Karna ilmu (agama) itu ibarat permata yang sangat halus, tidak layak melainkan untuk hati yang bersih.”

Wadahnya ilmu yaitu al Qolb (hati), sesuai dengan seberapa bersih hati tersebut maka sesuai itulah ilmu akan masuk kepadanya. Jika bertambah ia bersih maka akan bertambah pula kapasitasnya untuk menampung ilmu.

فمن أراد حيازة العلم فليزيّن باطنه ويطهّر قلبه من نجاسة

فالعلم جوهر لطيف لا يصلح إلا للقلب النظيف

“Siapa yang ingin penguasaan ilmu

maka hendaklah ia menghiasi batinnya,

dan membersihkan hatinya dari kotoran-kotoran.

Karna ilmu (agama) itu ibarat

permata yang sangat halus,

tidak layak melainkan

untuk hati yang bersih.”

Dan kebersihan hati kembali pada 2 asas yang agung :

Salah satunya ialah bersihnya hati dari kotoran syubhat (keragu-raguan, pemikiran sesat, dst -pent).

Adapun yang satunya lagi ialah bersihnya hati dari kotoran syahwat (hawa nafsu).

[Diterjemahkan dari kitab Khulashoh

Ta’zhimil ‘Ilmi hal.9

karya Syaikh Shalih Al ‘Ushoimi hafizhahullah]

.

~ ~ ~ ~ ~ ~

Dukung program & kegiatan Bidang Dakwah Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo melalui donasi yang dapat disalurkan melalui rekening kami BNI Syariah

0750020567

an. Yayasan Pendidikan Al Ukhuwah

Konfirmasi via WA/SMS

kirim ke 085229200443 (Ust. Mujiron, M.Pd.I)

Profil & Program Kegiatan :

http://bit.ly/dakwahalukhuwah

www.suaraquran.com