Bismillah Kami buka Wakaf Berupa uang Ataupun Barang. Instalasi Studio Baru Bidang Dakwah Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo (InsanTV cabang Sukoharjo, Radio Streaming SuaraQuran.Com, Youtube SuaraQuran Channel dan Puldapiitv ) Kebutuhan : 1. Kamera 1 buah Rp.25.000.000 2. Mic Saramonic UwMic9 (TX9 TX9 RX9) Wireless Microphone 1 buah Rp. 4.500.000 3. 1 Set Studio Mini Insantv Dan studio Al Ukhuwah Baru Rp. 6.300.000 Total dana dibutuhkan Rp 35.800.000 Dana yang sudah terkumpul Rp 1.500.000 TOTAL KEKURANGAN DANA sebesar Rp 34.300.000 Donasi dapat disalurkan ke Rekening BNI Syariah 0750020567 an. Bidang Dakwah al Ukhuwah tambahkan angka 500 rupiah untuk flash donasi ini atau konfirmasi ke 085229200443 (Mujiran) Fanspage www.facebook.com/suaraquransq Instagram @suaraquran_solo Youtube suaraquran channel www.suaraquran.com Semoga menjadi amal jariyyah yang diterima di sisi Alloh dan semoga mendapatkan ganti yang lebih baik di dunia dan di akhirat. Aamiin.

ADAB PENUNTUT ILMU KEPADA MASYARAKAT

ADAB PENUNTUT ILMU KEPADA MASYARAKAT

Seorang penuntut ilmu yang hidupnya penuh keberkahan adalah ketika ilmunya bermanfaat dan bisamemberikan manfaat bagi orang banyak, dan itulah sebaik baik manusia. Sebagaimana Rasulullahsholallahu alaihi wa sallam telah bersabda :

(خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ)

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289). Read more about ADAB PENUNTUT ILMU KEPADA MASYARAKAT

ADAB PENUNTUT ILMU KEPADA GURU

Adab adalah prioritas, terlebih kepada seorang guru yang telah berjasa dalam kehidupanseorang penuntut ilmu. Dengannya seorang penuntut ilmu sukses dan mendapatkan keberkahan dariilmu yang dipelajari. Sehingga harus diperhatikan bagaimanakah adab seorang murid kepada gurunya?. Diantara adab seorang murid kepada gurunya yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut : Read more about ADAB PENUNTUT ILMU KEPADA GURU

TUMBAL DAN SESAJEN DALAM PANDANGAN ISLAM

TUMBAL DAN SESAJEN DALAM PANDANGAN ISLAM

 

Ritual mempersembahkan tumbal atau sesajen kepada makhuk halus atau jin yang dianggap sebagai penunggu atau penguasa tempat keramat tertentu adalah kebiasaan syirik yaitu menyekutukan Allah ta’ala dengan makhluk yang sudah berlangsung turun-temurun di masyarakat kita. Mereka meyakini makhluk halus tersebut memiliki kemampuan untuk memberikan kebaikan atau menimpakan malapetaka kepada siapa saja, sehingga dengan mempersembahkan tumbal atau sesajen mereka berharap dapat meredam kemarahan makhluk halus itu dan agar segala permohonan mereka dipenuhinya.

Kebiasaan ini sudah ada sejak zaman jahiliyah sebelum Allah Ta’ala mengutus Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menegakkan tauhid dan memerangi kesyirikan dengan segala bentuknya. Allah Ta’ala berfirman: Read more about TUMBAL DAN SESAJEN DALAM PANDANGAN ISLAM

Beberapa Kejadian Saat Kiamat

Beberapa Kejadian Saat Kiamat إِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ ﴿۱﴾ وَإِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْ ﴿۲﴾ وَإِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ ﴿٣﴾ وَإِذَا الْقُبُورُ بُعْثِرَتْ ﴿٤﴾ عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ…

Agar Bencana Tidak Menimpa Kita

Bencana yang Allah timpakan ke negeri kita seakan tiada hentinya. Koran, televisi, radio, jejaring sosial, serta media masa lainnya tak lelah memberitakan bencana yang tengah menimpa saudara kita. Banyak orang beranggapan, bahwa bencana yang silih berganti menerpa negeri ini, murni kejadian alam semata. Namun, mereka lupa, atau pura-pura lupa; siapakah yang telah memerintahkan angin bertiup, sehingga ia membawa awan penyebab hujan pembawa banjir dan tanah longsor. Mereka lupa; siapakah yang mengatur pergerakan lempeng bumi penyebab gempa; siapakah yang mengatur tekanan perut bumi penyebab bencana vulkanik. Ya, Dialah Allah, Penguasa alam semesta. Semua musibah datangnya dari Allah. Allah berfirman:

(( مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ ))

“Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang, kecuali denga izin Allah.”  [QS. At Taghabun: 11] Read more about Agar Bencana Tidak Menimpa Kita