KEPUTUSAN Idul Adha 1431/2010 Depag dan Wukuf Arafah di Saudi. Bagaimana Menyikapi Perbedaan ini?

Keputusan Idul Adha Berbeda Antara Pemerintah, Muhammadiyah dan Saudi Arabia

Muhammadiyah : Selasa, 16 Nopember 2010 M – (SK Nomor 05/MLM/I.0/E/2010)

Nahdlotul Ulama : Rabu, 17 Nopember 2010 M – rukyah tidak terlihat (Jadi awal dzulhijjah Senin 8 Nopember 2010)

Pemerintah : Rabu, 17 November 2010 M – Istikmal Idul Adha 1431/2010 Pada Rabu 17 November 2010 (Sidang Istbat Senin, 8 November 2010 Jam 10.00)


Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Hari Raya Iduladha jatuh pada Rabu (17/11).Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, yang juga Kepala Badan Hisab dan Rukyat Kemenag Dr. Rohadi Abdul Fattah mengatakan, hasil pengamatan hilal awal Dzulhijjah 1431 H yang dilakukan Badan Hisab dan Rukyat Kemenag dan beberapa ormas di seluruh Indonesia pada Sabtu (6/11) lalu menyimpulkan hilal tak terlihat.

“Hasil rukyat yang kami lakukan, tidak berhasil melihat hilal,” kata Rohadi dalam sidang itsbat penentuan Idul Adha 1431 H di Kantor Kemenag Jln. M.H. Thamrin. P

Saudi Arabia : Selasa, 16 November 2010 M -Wukuf Senin 15 November, Idul Adha Selasa 16 November 2010,

Sumber : Baca Selengkapnya

MENYIKAPI Perbedaan Penentuan Idul Adha
Apakah definisi idul adha? Hari raya qurban umumnya didefinisikan jatuh pada 10 Dzulhijjah. Karena idul adha adalah setelah hari wukuf yang jatuh pada 9 Dzulhijjah. Masalah akan muncul bila hari wukuf di Arab Saudi tidak bersamaan dengan 9 Dzulhijjah di Indonesia. Baik karena ada masalah garis tanggal (seperti idul adha 1417/1997 dan 1419/1999), maupun karena ada masalah rukyatul hilal yang kontroversial secara astronomis (seperti saat ini).Ijtihad tentang idul adha yang utama saat ini ada dua: 10 Dzulhijjah yang ditentukan secara lokal dan hari setelah hari wukuf.

Waktu ibadah dalam Islam sebenarnya bersifat lokal. Waktu salat dan puasa ditentukan secara lokal berdasarkan fenomena matahari ditempat tersebut. Ibadah haji pun ditentukan secara lokal di Arab Saudi. Belum pernah ada laporan Arab Saudi mengumpulkan informasi dari seluruh dunia sebelum memutuskan hari wukufnya. Kalau pun di Amerika terlihat hilal dan di Arab Saudi belum, yang secara astronomis memungkinkan, belum tentu Arab Saudi mengambilnya sebagai keputusan rukyatul hilal. Padahal orang yang selalu mengikuti keputusan Arab Saudi sering mencari pembenaran dengan alasan mengikuti rukyat global. Dasar hukum rukyat lokal secara umum (termasuk penentuan awal Dzulhijjah) adalah hadits Nabi yang memerintahkan berpuasa bila melihat hilal dan berbuka atau beridul fitri bila melihat hilal. Sedangkan penampakan hilal bersifat lokal, tidak bisa secara seragam terlihat di seluruh dunia. Demi keseragaman hukum di suatu wilayah, pemimpin umat bisa menyatakan kesaksian di mana pun di wilayah itu berlaku untuk seluruh wilayah.

Tidak perlunya mengikuti kesaksian hilal di wilayah lainnya bisa didasarkan pada tidak adanya dalil yang memerintahkan untuk bertanya pada daerah lain bila hilal tak terlihat. Dalil lainnya adalah ijtihad Ibnu Abbas tentang perbedaan awal Ramadan di Syam dan Madinah. Tampaknya, Ibnu Abbas berpendapat hadits Nabi itu berlaku di masing-masing wilayah. Tetapi, sebagian ulama lainnya berpendapat tidak ada batasan tempat kesaksian hilal. Di mana pun hilal teramati, itu berlaku bagi seluruh dunia. Dasarnya, karena hadits Nabi sendiri tidak memberi batasan keberlakukan rukyatul hilal itu, jadi mestinya berlaku untuk seluruh dunia. Namun mereka tidak merinci teknis pemberlakuan di seluruh dunia yang sebenarnya tidak sederhana. Untuk mendukung argumentasinya, ada yang berpendapat rukyat global lebih menjamin keseragaman daripada rukyat lokal. Tetapi analisis astronomi membantah pendapat itu. Baik rukyat global maupun rukyat lokal tidak mungkin menghapuskan perbedaan.

Jadi, pendapat untuk mengikuti rukyat global tidak lebih baik daripada rukyat lokal. Arab Saudi pun tidak melaksanakan ru’yat global, mengapa untuk mengikuti Arab Saudi berdalih mengikuti ru’yat global? Tetapi, ada alasan lain untuk mengikuti idul adha seperti Arab Saudi, yaitu alasan idul adha adalah sehari setelah wukuf. Di Arab Saudi, idul adha sehari setelah wukuf adalah suatu kepastian. Untuk wilayah lain perlu didefinisikan. Saat ini ada yang secara mudah mendefinisikan bila wukuf hari Jumat maka idul adha hari Sabtu untuk seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tanpa memperhatikan hari itu 10 Dzulhijjah atau bukan. Tidak ada dalil qath’i yang dapat dijadikan landasan pendapat ini, selain mengikuti kelaziman hari dalam definisi syamsiah dalam kalender umum.

Hal yang perlu dipertimbangkan, melaksanakan idul adha 16 November  bisa disebut mendahului, bukan mengikuti, idul adha di Arab Saudi. Dari segi waktu salat idul adha, pasti mendahului. Saat di sini melaksanakan salat idul adha pukul 06.30 WIB, di Arab Saudi masih pukul 02.30 dini hari. Dari segi tanggal pun mendahului, di Indonesia saat itu masih 9 Dzulhijjah. Masalah yang mungkin membingungkan banyak orang adalah soal puasa Arafah. Haramkah Muslim di Indonesia puasa Sabtu 16 November sedangkan di Arab Saudi sudah beridul adha? Karena waktu ibadah bersifat lokal, semestinya juga mengacu pada waktu di Indonesia. Karena di Indonesia idul adha jatuh pada 17 November, maka sah puasa pada 16 November. Lain soal bagi orang yang yakin (dengan didasari pertimbangan aqli dan naqli) dengan ijtihad bahwa idul adha jatuh pada 16 November, maka bagi mereka terikat pada ketentuan yang diyakininya bahwa hari itu haram berpuasa.

Sumber : blog  tjamaludin[.]com

37 thoughts on “KEPUTUSAN Idul Adha 1431/2010 Depag dan Wukuf Arafah di Saudi. Bagaimana Menyikapi Perbedaan ini?

  1. Masyaallah, Antum tidak menempatkan hadits pada konteksnya. Hadist dari Ibnu Abbas di atas dalam konteks menentukan awal ramadhan dan awal bulan syawal. Sedangkan penentuan hari Iedul Adha adalah berdasar hadits yang berkaitan dengan wukuf di arafah. Rasulullah memerintahkan umat Islam puasa arafah merujuk pada terjadinya wukuf di arafah pada 9 Dzulhijjah. Jadi penentuan Iedul Adha haruslah merujuk pada wukuf di Arafah. Artinya penentuan Iedul Adha berbeda dengan Iedul Fitri karena ada hadits shahih yang merujuk pada ketentuan tempat dan waktu sekaligus yakni Arafah dan waktu wukuf. Karena Arafah ada di Saudi Arabia, maka yang menentukan waktu wukuf dan Iedul Adha berdasar rukyat hilal adalah pemerintah Saudi Arabia bersama Majelis Ulama nya.

  2. Dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

    الصوم يوم تصومون , و الفطر يوم تفطرون , و الأضحى يوم تضحون
    “Puasa adalah hari dimana kalian berpuasa, dan berbuka (Idul-Fithri) adalah hari dimana kalian berbuka, dan berkurban (Idul-Adlha) adalah hari dimana kalian berkurban” (shahih, lihat Silsilah Ash-Shahiihah nomor 224)

  3. Alhamdulillah, memang benar hadits yang antum cantumkan. Sehingga kalau ditarik kesimpulan maka:
    Memang sudah seharusnya Umat Islam di seluruh dunia puasa Arafah bersama-sama pada saat yang disyari’atkan yakni saat terjadinya wukuf di arafah. Dan sudah seharusnya umat Islam di seluruh dunia melaksanakan sholat Iedul Adha bersama-sama sesuai syariat yakni sehari setelah terjadinya wukuf di arafah.
    Mayoritas umat Islam di dunia sejak jaman Rasulullah, para sahabat hingga saat ini memang telah melaksanakan hal tersebut.
    Yang perlu ana tegaskan bahwa syariat tidak berubah. Kalau ada yang berpendapat bahwa puasa arafah boleh dilakukan sehari setelah wukuf di arafah dan sholat Iedul Adha boleh dilakukan dua hari setelah wukuf di arafah maka itu namanya telah merubah syari’at.

  4. dalil terakhir ane ga sependapat, perbedaan waktu saudi dan tanah air 4 jam, kita lebih dahulu. jadi misalkan tgl 16 november pukul 6.30 sholat idul adha, jadi di saudi telah pukul 02.30 dini hari (masuk tanggal baru menurut almanak). jadi masuk ke dalam tanggal yang sama…nah, kalo tgl 17 nov, bukankah malah telah terlambat berjam-jam, lebih dari 4 jam?

  5. Al-Hajju Arafah : haji itu adalah di arafah. jadi bukan indonesia atau jakarta atau daerah lainnnya. mau tidak mau ya kita harus ikut dengan umat yang sedang melaksanakan haji disana… kalau mereka wukuf maka kita di perintahkan untuk berpuasa dan melaksanakan sholat Idul Adha keesokan harinya. Tidak usah berfikir yang macam2, mau lokal atau global, mau arab atau non arab yang pasti ini perintah rasulullah S.A.W. karena Allah S.W.T. Gunakanlah hati nurani karena Allah S.W.T. semata jangan ada kepentingan yang lain atau hawa nafsu apalagi membuat dalil2 baru yang menyesatkan karena memenangkan logika atau akal semata. Inna lillahi turja’ul umur.

  6. Ya sudahlah, bagi antum yang melaksnakan Idul Adha tgl 17 Nop 2010 laksanakan aj, ga usah menjelekan yang tgl 16 Nop. masing masing punya dalil, terus kenapa antum sholat 5 wktu jg kok mnggunakan hasil hisab,

  7. Patokan Idul Adha itu adalah wukuf di Arafah… kalau wukuf tanggal 15 Nov, maka sudah jelas bahwa idul adha jatuh tanggal 16 Nov. Jika difikir dengan logika, dengan perbedaan waktu hanya 4 jam dengan Arab Saudi (lebih cepat Indonesia), maka sudah benar jika kita melaksanakan sholat Idul Adha pada pagi hari tanggal 16 Nov. karna di Arab saudi pun sudah masuk tanggal 16 hanya masih dini hari. Dan untuk patokan hilal, wilayah Indonesia kan wilayah tropis yang curah hujannya tinggi, jadi wajar kalau langit selalu tertutup awan dan hilal menjadi sulit bahkan tdk terlihat.

  8. Bung……! Menurut saya bahwa hari selasa, 16 Nopember 2010 bukan lagi tgl 9 Dhulhijjah. Bukankah hijriyah itu mengikuti Qomariyah, bukan Syamsiyah…..? Jadi selasa 16 Nopember sdh masuk tgl 10 Dhulhijjah.

  9. maaf yang punya blog kalau antum idul adha 17 nopember tolong arapahnya pindahkan ke indonesia biar jamaah haji wukuf di indonesia aja kan shahih alasannya yach….mari kita gunakan hati dan dan bertafakur jangan ego sektoral..yang di kedepankan kasihan umat

  10. setuja bgt, intinya gunakan hati nurani anda masing2 jgn menyimpulkan dalil untuk keperluan yg laen, apapun itu, yg jelas yg mau mendahului arab 4 jam monggo… trus yg mau telat ber jam2 ya silahkan…

  11. CATATAN REDAKSI

    IBADAH Udhiyyah/kurban Dikaitkan dengan Hilal setempat

    « إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ » .

    “Apabila kamu melihat hilal (bulan sabit tanda tanggal satu) Dzulhijjah, sedangkan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka tahanlah (jangan dicabut) rambut dan kukunya.” (HR. Muslim) ٍ

    SHOLAT Idul Adha Tidak Dikaitkan Dengan Ibadah Haji Di Makkah
    عن ابن عمر قال كان النبي عشر سنين بالمدينة يضحي رواه أحمد و الترمذي

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tinggal di Madinah selama sepuluh tahun dan selalu berkurban.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi dari Ibnu Umar, ia (Tirmidzi) berkata, “Hadits hasan.”)

    Kita ketahui bahwa haji baru disyariatkan pada tahun ke 9 hijriyyah dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baru bisa berhaji dan melaksanakan WUKUF pada tahun ke 10 (sepuluh) hijriyyah. Beliau menyembelih di waktu Idul Adha sejak awal tinggal di Madinah, yang hari sebelumnya beliau pada tanggal 9 Dzulhijjah. Dan tidak mengkaitkan antara 9 dzulhijjah di Madinah dengan Wukuf karena memang selama 10 tahun tersebut belum ada WUKUF di Arafah, kecuali pada tahun 10 Hijriyyah saja. Wallahu A’lam

    SELENGKAPNYA Disini http://suaraquran.com/syaikh-utsaimin-rahimahulloh-puasa-arafah-tidak-perlu-ikut-wukuf-arafah/

  12. kalau sholat idul adha di indonesia jam 6.30 sedangkan disaudi jam 02.30 itu betul, tapi kalau tanggal sama yaitu tgl 10 dzulhijjah, karena perubahan tanggal bulan qomariyyah berganti setelah matahari terbenam, bukan jam 12 malam mas…

  13. maaf akhy,,,yang anda cantumkan saya tidak melihat bahwa itu adalah dalil untuk idul adha ,, melainkan dalil yang antum cantumkan adalah untuk penentuan akhir ramadhan (dengan menentukan hilal),,mhn di perjelas agar tidak ada kekeliruan,,
    karna ini masalah serius dan tidak bisa sembarangan untuk mencantumkan dalil yang bukan pada tempatnya n_n
    untuk singkatnya silahkan taya pada seluruh keluarga /saudara yang sedang pergi haji,,hari senin dah wukuf atau belum?? /kapan wukuf di arafah?? oh y selisih arab saudi dan ind cuma 4 jam n_n

  14. Ass wr wb…….nyuwun sewu ikut nimbrung.
    Klo sy berpedoman Qs.5;97.Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia[444], dan (demikian pula) bulan Haram[445], had-ya[446], qalaid[447]. (Allah menjadikan yang) demikian itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

    Jadi sy ikut keputusan di pusat, karena setiap waktu shalat cm beda 4 jam.

    Wass wr wb

  15. logika dan iptek harus dipakai dalam hal ini.
    perbedaan waktu edar antara matahari dan bulan yang menjadikan perbedaan waktu antara arab dan indonesia. dimana edar bulan lebih cepat dari matahari. pada saat penentuan tgl 1 dzulhijjah mungkin di indonesia belum terlihat. tapi di india atau arab saudi sudah terlihat. so janganlah kita terlalu pakem dengan buku. kan tidak selalu bisa mengikuti perubahan alam. hadist tersebut kan tidak membahas secara rinci perbedaan waktu edar planet dan matahari. jadi bisa saja terjadi indonesia duluan yang lihat hilal, tapi bisa jadi arab saudi dulu. toh sudah ada MUI, sebagai wakil hukum kita. koq ribut??

  16. yang penting jangan membanggakan keputusannya sendiri dengan menganggap keputusan pihak lain keliru … kalau kita ikuti masalah penentuan Idul Fitri dan Idul Adha ini ada yang tidak konsisten dalam pengungkapan pendapatnya ketika ada perbedaan…maunya menang sendiri.
    wallahu ‘alam bis showab

  17. Mohon maaf bila salah, karena saya pun Bingung mana yang paling benar tetapi

    Menurut saya

    ’’Seperti Sabda Rasulullah, perbedaan itu adalah rahmat.

    saya pikir perbedaan ini kedua-duanya mempunyai dasar yang kuat dan benar , jadi bisa dijalankan sesuai dengan kepercayaan masing masing.

    saya rasa pemerintah dan ormas-ormas Islam yang berbeda pandangan harus bijaksana dan adil dalam menentukan perbedaan ini untuk menyatukan persepsi yang berbeda dengan dasar yang kuat dari masing-masing, saya rasa untuk menentramkan dan tidak membuat umat bingung dan adanya kesadaran para pemimpin umat islam untuk dapat menyatukan umat Islam dalam kedamaian sesuai yang disabdakan Rosulullah SAW bahwa perbedaan adalah Rahmat, dalamhal ini mungkin dengan cara memberikan kesempatan dasar hukum yang dipakai oleh Pemerintah atau Ormas-ormas Islam yang menurutnya benar dengan dalil-dalil yang shoheh secara bergantian dari tahun ke tahun dan diikuti oleh umatnya sehingga adil, dan tidak ada lagi perbedaan dalam menunaikan ibadah puasa atau idul adha / idulFitri.

    (dalam riwayat, iblis dilaknat ALLAH SWT karena dia merasa paling benar dan sombong).

    ( hanya ALLAH SWT yang Maha tahu )

  18. perbedaan menjadikan kita hidup lebih dinamis, jadikan perbedaan itu sbg bukti bahwa kita dianugrahkan Allah SWT hati utk meyakini dan akal utk berpikir….yg ingin tgl 16 melaksanakan idul adha, silahkan…juga yg ingin tgl 17 krn mengikuti pemerintah, tafaddal…jgn dibuat susah, jadi bukan krn tdk punya prinsip.

  19. waktu saudi arabia 4 jam lebih lambat dari indonesia, kenapa waktu penentuan idul fitri dan idul adha tidak sama ??????????????????????????

  20. kami berharap kita bisa berfikir secara bebas tanpa tekanan. dalam arti kalau keyakinan kita bahwa Idul Adha itu sehari setelah wukuf ya monggo kita laksakanan. kenapa saya berkata begini ?. karena saya melihat banyak orang indonesia yang merasa harus ikut pada X karena aku selalu diberi penghidupan oleh X, atau kadang kita tidak dikasih waktu untuk beribadah menurut keyakinan kita. jadi saya mohon kepada yang tahu tentang Agama. mari kita beri pengertian pada mereka bahwa aturan agama itu diatas aturan suatu negeri. jadi moggo laksnakan sesuai syari’at dan sesuai dalil yang benar. !

  21. sebenernya bukan ribut.
    tapi mencari tahu dalil naqli dan dalil aqli nya.
    supaya apa yang kita lakukan lebih yakin.

    Kalau tidak ada perbedaan antara NU dan Muhammadiyah, tentu saya lebih yakin mengikuti keputusan pemerintah.

  22. ikutilah syariat….. idul adha sehari setelah wukuf (hadist)
    wukuf di arafah bukan di tempat lain.
    perintah yg sederhana

  23. Saya sedang kebingungan,,,

    kalau banyak yang bilang idul adha tanggal 16 November 2010,,, kalau saya puasa (puasa Arafah) pada tanggal tersebut haram tidak?

    karena banyak juga yang bilang idul adha nya tanggal 17 November 2010

    tolong di Jawab dengan sebenar-benarnya

  24. Masing-masing punya dalil.
    Selasa/ikut saudi pendapat Syaikh Albnai Syaikh Bin Baz
    Rabu/ikut pemerintah pendapat syaikhul Islam, Utsaimin dan Ulama saudi lainnya

  25. Assw. Idul Adha=lebaran haji, jd patokanny tmpat dmn dilaksanakan haji yaitu S.Arabia. Mengapa dinamakan puasa Arafah? Itu karna di S.Arabia sdang mlaksanakan wukuf di Arafah. Jd kalau Idul Adha brpatokan pda tmpat dmn dilaksanakan haji yaitu S.Arabia. Sedangkan Idul Fitri mengikuti hilal d negara masing2. Trimakasih. Wass.

  26. Alhamdulillah dinegeri kita sekarang masih belum mempunyai pemahaman, terutama soal awal ramadhan, idhul fitri dan yang sekarang idhul adha, perlu diketahui soal waktu antara indonesia dengan arab lebih dahulu 4 jam. Jika 9 dzulhijah jatuh pada tgl 15/senin wukuf arofah setelah dzuhur (indonesia pkl 12.00 wib) sedangkan arab masih pkl 08.00, jadi waktu jika di indonesia pkl 16.00. selesai wikuf di arab sampai matahari akan terbenam dan setelah sholat magrib meninggalkan arofah dan mabit di muzdhalifah hingga subuh, kemudian menuju mina untuk memotong hewan qurban, oleh karena itu di indonesia waktunya lebih dahulu dan sebaiknya sholat idhul adha di indonesia rabu pagi pkl 06.00 dan di arab pkl 02.00, tks

  27. Masyaallah, mudah-mudahan Allah mengampuni kesalahan kita, kaum muslimin di Indonesia.

  28. Aduuuh jadi rame lagi yah? udah kalau menurut akhi-akhi fatwa MUI salah bahkan membahayakan umat apa salahnya antum yang menganggap penentuan Pemerintah atau MUI itu salah, dobrak aja demo rame2 hayo ke Jakarta kan itu demi kemaslahatan umat dan demi kebenaran iya kan? atau antum semuanya langsung aja ngacung tangan siap menggantikan mereka yang diatas nanti kan umat akan mengikuti apa yang antum perintahkan gitu menurut Umi mah beres kan cobaan dulu lah datang rame2 tarik, gusur mereka antum masuk duduk di situ kan beres.

  29. Asslmu’alaikum. Trimakasih buat antum semua, atas smua informasi dan dalil2 nya, sy yg merasa dangkal dgn Ilmu agama skrg merasa terbuka pikiran , bgaimana cara menimbang dan mengambil keputusan.. Syukron katsiron..

  30. bagus sekali, tetapi mengapa di lapangan masih terdapat perbedaan. gimana nalar nya ya? disini sudah cukup di nalar dengan baik. aq kembalikan lagi kepada Allah SWT, semoga aq tetap diberikan jalan yang benar jalan yang di ridho’i Allah SWT. amien.

  31. Menentukan tanggal Hijriah di Indonesia.

    Ketika jam 18.00 selepas magrib di Indonesia pada coba melihat hilal…hasilnya tidak terlihat…semua sepakat “besok pagi belum tanggal satu”.

    Ketika jam sepuluh malam dengar berita tv/telepon dari arab, bahwa mereka di arab telah melihat hilal, beberapa kelompok di Indonesia merubah keputusan bahwa “besok pagi adalah tanggal satu”.

    Apa yang terjadi bila tidak ada teknologi informasi.?
    Bagaimana hal ini bila terjadi di jaman Nabi?

  32. kalau saya konsekuen..
    tidak melirik kalender Masehi ataupun koordinat GMT untuk penentuan tanggal – tanggal ibadah..

    sains.kompas.com/read/2010/11/16/09075675/Memahami.Perbedaan.Idul.Adha.1431.H-4

  33. Allahu Akbar, sungguh tidak mudah mengeluarkan pandangan bagi orang yang tidak memahami benar kaidah-kaidah istimbat hukum dalam Islam, salah salah bisa ngawur, umat juga yang bingung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>