RSS
 

Posts Tagged ‘ust abu saad’

AUDIO Hidup Damai Bersama Islam Ust Abu Saad MA, Solo 19 Juni 2011

20 Jun

Rasa kasih-sayang ini menuntut kita agar memberikan nasihat kepada orang lain, berlemah- lembut kepada mereka, dan menuntut Anda agar memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla, kembali ke jalan Allah sebelum mereka meninggal. Rasa kasih-sayang (rahmat) ini menuntut Anda untuk memiliki rasa kepedulian (terhadap keselamatan makhluk) yang Anda ambil dari sifat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah juga mensifati NabiNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sifat rahim (penyayang) itu. Allah Azza wa Jalla berfirman :

بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

(Nabi Muhammad) amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mu’min. [at Taubah : 128].

 

Nabi kita rahim (penyayang), sebagaimana juga Rabb kita Rahim (Maha Penyayang). Akan tetapi, rahim (kasih-sayang)nya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam penghulu seluruh Bani Adam, sesuai dengan kebesaran beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sifat kemanusiaannya. Sedangkan Rahim (penyayang)nya Allah sesuai dengan keagunganNya dan kesempurnaanNya. Jadi rahmat (kasih-sayang) merupakan sifat Allah dan sifat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah dan RasulNya menginginkan agar rahmat ini menjadi nyata di muka bumi. Karena din (agama) ini merupakan din rahmat.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَمَآ أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّرَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. [al Anbiya’ : 107].

Allah tidak mengatakan “ … sebagai rahmat bagi kaum Mukminin,” namun Allah mengatakan rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya manusia; bahkan rahmat ini terasa juga pada alam lain, yaitu alam jin dan malaikat.

Selengkapnya Silahkan Simak Kajian Berikut

Islam Bersikap Pertengahan Ust Ismail Margam

 

Islam Menyebarkan Kedamaian Ust Abu Saad Nur Huda MA

 
 

AUDIO Kajian Peduli Merapi Ust Abu Sa’ad Nurhuda MA : Ulurkan Tangan Dan Doa Untuk Mereka

22 Nov

Pengungsi dengan seribu satu masalah, itulah kondisi mereka yang menjadi korban letusan Merapi 2010. Walaupun sudah pulang dari mengungsi mereka harus menghadapi kenyataan kondisi lingkungan dan ekonomi yang sangat memprihatinkan. Mereka tidak bisa bekerja karena sawah tertutup abu tebal dan keras serta tidak bisa ditanami, pasar mati karena tidak ada suplai dari hasil pertanian. Belum lagi kondisi rumah yang berantakan, air keruh karena masih bercampur dengan abu vulkanik yang membuat batuk dan sesak nafas jika dikonsumsi untuk minum dam memasak makanan.

Yang masih di pengungsian juga terpaksa bertahan, karena jika pulang mereka tidak bisa makan dan hidup normal apalagi yang rumah dan kampungnya hancur diterjang lava Merapi. Sementara beban psikologis terus menekan dan bertambah berat, mereka membayangkan masa depan yang sangat buruk dan tidak menentu. Hal dimanfaatkan para misionaris untuk membantu dan memurtadkan mereka, mereka diajak ke gereja dan sekolah kristen dengan jaminan hidup yang lebih baik.

Read the rest of this entry »

 
 

AUDIO Taushiyah Ust Abu Sa’ad : Kondisi dan Kebutuhan Para Pengungsi Merapi + (Gambar Pasca Letusan)

13 Nov

Renungkanlah…..

Bacaan Ayat

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa  semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu  sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya,

Read the rest of this entry »

 
 
Media Tarbiyyah Nabawiyyah Dakwah Islamiyyah Informasi Dunia Islam