#parenting

thumbnail (2)

Mendidik Anak dengan Hati, Bukan Sekadar Instruksi

Pendidikan anak (tarbiyatul aulad) bukan sekadar deretan perintah, larangan, atau instruksi sepihak dari orang tua. Pendidikan yang membekas adalah pendidikan yang menyentuh hati (qalb), membangun keterikatan batin, dan dilandasi kasih sayang. Dari Sekadar Memerintah Menjadi Meneladankan (Qudwah) Mengedepankan Kasih Sayang (Rahmah) dan Kelembutan Membangun Dialog dan Komunikasi Dua Arah Meluruskan Logika dengan Hikmah, Bukan Menghakimi

Mendidik Anak dengan Hati, Bukan Sekadar Instruksi Read More »

maxresdefault (4)

10 Wasiat Rasulullah ﷺ dalam Mendidik Anak (Tarbiyatul Abna’)

Mendidik anak bukan sekadar rutinitas harian memberi makan dan pakaian, melainkan sebuah amanah besar di hadapan Allah ﷻ. Anak yang saleh merupakan salah satu investasi terbesar yang pahalanya tidak akan terputus meski orang tua telah wafat. Merujuk pada petunjuk Rasulullah ﷺ, berikut adalah 10 wasiat penting bagi orang tua dalam mendidik buah hati: 1. Mengajarkan

10 Wasiat Rasulullah ﷺ dalam Mendidik Anak (Tarbiyatul Abna’) Read More »

thumbnail (3)

Screen Time vs Family Time: Saat Layar Mendekat, Jangan Biarkan Keluarga Menjauh

Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH حفظه الله Di era digital saat ini, pemandangan satu keluarga duduk di ruangan yang sama namun sibuk dengan layar masing-masing sudah menjadi hal lumrah. Orang tua sibuk berselancar di media sosial, sementara anak asyik dengan gim atau video pendek. Melalui kajian parenting ini, Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan mengingatkan

Screen Time vs Family Time: Saat Layar Mendekat, Jangan Biarkan Keluarga Menjauh Read More »

maxresdefault 1

Pola Asuh yang Sering Luput dari Perhatian Orang Tua

Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH حفظه الله Mendidik anak (Tarbiyatul Aulad) adalah proses belajar seumur hidup. Sering kali, orang tua sibuk mengevaluasi anak, namun lupa mengevaluasi dirinya sendiri dalam menerapkan pola asuh . Padahal, anak belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat dan contoh dari orang tuanya dibandingkan dari sekadar nasihat. Dalam kajiannya,

Pola Asuh yang Sering Luput dari Perhatian Orang Tua Read More »

maxresdefault

Ketika Keterbatasan Menjadi Kekuatan

oleh Ustadz DR. Hanif Beni Setyawan, SH, MH حفظه الله, Dalam perjalanan hidup, setiap manusia pasti pernah dipertemukan dengan keterbatasan. Ada yang diuji dengan fisik yang tak sempurna, latar belakang ekonomi yang serba kekurangan, hingga kesempatan hidup yang terasa sangat terbatas. Tidak sedikit orang yang menjadikan kekurangannya sebagai alasan untuk berhenti melangkah. Namun, dalam sudut

Ketika Keterbatasan Menjadi Kekuatan Read More »

Maksiat Menghapus Keberkahan: Dampak Buruk Dosa terhadap Agama dan Dunia

Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH Setiap perbuatan dosa dan kemaksiatan senantiasa membawa dampak buruk bagi pelakunya. Selain memutuskan hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya hingga membuat hati terasa gersang dan mati, kemaksiatan juga menjadi faktor utama terhapusnya keberkahan dalam urusan agama maupun dunia. Dampak Kemaksiatan terhadap Berbagai Sendi Kehidupan Imam Ibnul Qayyim rahimahullāh menjelaskan bahwa

Maksiat Menghapus Keberkahan: Dampak Buruk Dosa terhadap Agama dan Dunia Read More »

Luka yang Tak Terlihat: Ketika Hati Terluka Tanpa Suara

Oleh Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, M.H. Ketika tubuh fisik tergores atau terluka, kita bisa langsung melihat darahnya dan segera mengobatinya. Namun, bagaimana jika yang terluka adalah jiwa dan hati kita? Banyak orang berjalan dengan senyuman di wajahnya, padahal di dalam hatinya ada \”luka yang tak terlihat\”. Luka batin ini sering kali berbentuk gelisah yang

Luka yang Tak Terlihat: Ketika Hati Terluka Tanpa Suara Read More »

Malasmu, Celakamu: Ketika Menunda-nunda Menjadi Pembunuh Potensi Diri

Ustadz Agung Abdul Adzhim, B.A., M.Pd. حفظه الله, Nunda Menjadi Pembunuh Potensi Diri Pernahkah Anda merasa seharian sangat sibuk, tetapi saat malam tiba, tidak ada satu pun hal produktif yang benar-benar selesai? Atau mungkin Anda sering berkata pada diri sendiri, “Ah, nanti saja, masih ada waktu”, hingga akhirnya kesempatan emas berlalu begitu saja? Rasa malas

Malasmu, Celakamu: Ketika Menunda-nunda Menjadi Pembunuh Potensi Diri Read More »

Fatherless dan Masa Depan Anak

Pembicara: Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, M.H. حفظه الله Fenomena fatherless—kondisi di mana seorang anak tumbuh tanpa keterlibatan aktif sosok ayah, baik secara fisik maupun emosional—kini menjadi isu kritis yang berdampak besar pada masa depan generasi muda. Dalam penjelasannya, sosok ayah ditegaskan bukan sekadar pencari nafkah, melainkan pilar utama dalam pembentukan karakter, kecerdasan emosional, dan

Fatherless dan Masa Depan Anak Read More »

Scroll to Top