#fokus

mengapa kita sering bersedih

Mengapa Kita Sering Bersedih? (La Tahzan)

Kesedihan, kegundahan, dan kecemasan sering kali melanda hati manusia bukan karena sedikitnya nikmat yang ia miliki, melainkan karena kelalaian dalam menyadari dan mensyukuri nikmat yang telah ada. Kenapa Manusia Kerap Merasa Kurang? Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullah menuturkan bahwa manusia memiliki tabiat unik: رَأَيْتُ الْمُعَافَى لَا يَعْرِفُ قَدْرَ الْعَافِيَةِ إِلَّا فِي الْمَرَضِ، كَمَا لَا يَعْرِفُ شُكْرَ

Mengapa Kita Sering Bersedih? (La Tahzan) Read More »

jalan keluar terbaik dari masalah

Jalan Keluar Terbaik dari Segala Masalah

Dalam mengarungi roda kehidupan, tidak ada seorang pun yang luput dari ujian dan problematika. Terkadang jalan terasa datar dan mulus, namun tak jarang berkelok, terjal, dan penuh onak duri. Pertanyaannya: Adakah masalah yang benar-benar menemui jalan buntu? Jawabannya: Tidak ada jalan buntu bagi seorang mukmin. Setiap penyakit ada obatnya, dan setiap kesulitan pasti memiliki jalan

Jalan Keluar Terbaik dari Segala Masalah Read More »

maxresdefault (12)

Prioritas Yang Terbalik (Fiqhul Aulawiyyat)

Ustadz Hanif Beni Setyawan, M.H. (membahas kitab Shaidul Khatir karya Ibnul Jauzi rahimahullah): Banyak orang tanpa sadar terjebak dalam skala prioritas yang keliru: sibuk dengan perkara cabang (furu’) tapi mengabaikan pokok (ushul), atau bersemangat mengejar amalan sunnah tapi justru melalaikan kewajiban utama. Memahami skala prioritas syar’i adalah kunci agar amal kita tidak sia-sia. Mengapa Prioritas

Prioritas Yang Terbalik (Fiqhul Aulawiyyat) Read More »

thumbnail (3)

Screen Time vs Family Time: Saat Layar Mendekat, Jangan Biarkan Keluarga Menjauh

Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH حفظه الله Di era digital saat ini, pemandangan satu keluarga duduk di ruangan yang sama namun sibuk dengan layar masing-masing sudah menjadi hal lumrah. Orang tua sibuk berselancar di media sosial, sementara anak asyik dengan gim atau video pendek. Melalui kajian parenting ini, Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan mengingatkan

Screen Time vs Family Time: Saat Layar Mendekat, Jangan Biarkan Keluarga Menjauh Read More »

thumbnail (1)

Menyelami Hakikat Dunia dan Ilmu Melalui Permisalan Air

Air merupakan salah satu tanda kebesaran Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى sekaligus elemen paling vital bagi seluruh makhluk hidup. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 30   وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاۤءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ “dan Kami menjadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air“. Namun, lebih dari sekadar kebutuhan fisik biologis, air menyimpan banyak tamsil (perumpamaan)

Menyelami Hakikat Dunia dan Ilmu Melalui Permisalan Air Read More »

maxresdefault 3

Menyelami Tingkatan Dosa dan Dampaknya bagi Kehidupan Hati

Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH حفظه الله Surga dan Neraka di Tiga Alam Sering kali kita mengira bahwa balasan atas ketaatan (na\’im) dan hukuman atas kedurhakaan (jahim) hanya berlaku di hari kiamat kelak. Padahal, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnul Qayyim : \’\’Tidak ada kenikmatan hidup di dunia yang melebihi bersihnya hati (birrul qalb), lapangnya dada,

Menyelami Tingkatan Dosa dan Dampaknya bagi Kehidupan Hati Read More »

Hakikat Kehidupan Sempit (Ma’isyatan Dhanka) dan Obatnya

oleh Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH حفظه الله Banyak orang mengira bahwa kesempitan hidup hanya berkaitan dengan kurangnya harta atau himpitan ekonomi. Namun, Islam menjelaskan bahwa hakikat kesempitan hidup terletak pada hati yang gersang dan jauh dari Allah Ta\’ala. 2. Makna Kehidupan yang Sempit (Ma\’isyatan Dhanka) Allah Ta’ala berfirman dalam Surah Thaha ayat 124:

Hakikat Kehidupan Sempit (Ma’isyatan Dhanka) dan Obatnya Read More »

Maksiat Menghapus Keberkahan: Dampak Buruk Dosa terhadap Agama dan Dunia

Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, MH Setiap perbuatan dosa dan kemaksiatan senantiasa membawa dampak buruk bagi pelakunya. Selain memutuskan hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya hingga membuat hati terasa gersang dan mati, kemaksiatan juga menjadi faktor utama terhapusnya keberkahan dalam urusan agama maupun dunia. Dampak Kemaksiatan terhadap Berbagai Sendi Kehidupan Imam Ibnul Qayyim rahimahullāh menjelaskan bahwa

Maksiat Menghapus Keberkahan: Dampak Buruk Dosa terhadap Agama dan Dunia Read More »

Luka yang Tak Terlihat: Ketika Hati Terluka Tanpa Suara

Oleh Ustadz Dr. Hanif Beni Setyawan, M.H. Ketika tubuh fisik tergores atau terluka, kita bisa langsung melihat darahnya dan segera mengobatinya. Namun, bagaimana jika yang terluka adalah jiwa dan hati kita? Banyak orang berjalan dengan senyuman di wajahnya, padahal di dalam hatinya ada \”luka yang tak terlihat\”. Luka batin ini sering kali berbentuk gelisah yang

Luka yang Tak Terlihat: Ketika Hati Terluka Tanpa Suara Read More »

Scroll to Top